BUMN  

Distribusi Gas Nasional Tetap Andal, Pertagas Raih Apresiasi BPH Migas 2025

infosumatra.id -Menjelang akhir 2025, PT Pertamina Gas (Pertagas) mencatatkan pencapaian penting. Anak usaha Subholding Gas Pertamina ini meraih sejumlah penghargaan dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

BPH Migas memberikan apresiasi atas kinerja Pertagas sebagai badan usaha pengangkutan gas bumi kategori besar. Volume penyaluran perusahaan tercatat melebihi 10 persen. Pertagas juga dinilai berkontribusi signifikan terhadap penerimaan negara dari sektor gas bumi.

(Doc. BPH MIGAS)

Direktur Komersial Pertamina Gas, Ryrien Marisa, menyatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi perusahaan. Menurutnya, keandalan distribusi gas nasional merupakan fokus utama bisnis Pertagas.

“Pertagas menjadi tulang punggung distribusi gas bumi nasional. Kami menjaga pasokan untuk industri, UMKM, dan rumah tangga,” ujar Ryrien.

Hingga November 2025, Pertagas menyalurkan lebih dari 536 ribu MMSCF gas bumi. Perusahaan juga menyalurkan lebih dari 58 juta barel minyak bumi. Penyaluran tersebut mendukung kebutuhan industri dan kepentingan publik.

Kepala BPH Migas menyerahkan penghargaan tersebut secara langsung. Ryrien Marisa menerima penghargaan dalam agenda Refleksi Akhir Tahun dan Doa untuk Negeri. Acara berlangsung di Jakarta pada Selasa (30/12/2025).

Pertagas mengelola infrastruktur energi strategis di berbagai wilayah. Panjang jaringan pipa gas mencapai 2.930 kilometer. Perusahaan juga mengoperasikan pipa minyak sepanjang 605 kilometer. Infrastruktur ini memastikan pasokan energi tetap aman dan andal.

Dukungan Ketahanan Energi dan Net Zero Emission

Ryrien menegaskan komitmen Pertagas dalam meningkatkan penyaluran gas bumi. Upaya ini mendukung ketahanan energi nasional. Perusahaan juga berkontribusi pada target Net Zero Emission 2060 atau lebih cepat.

Pertagas mengembangkan sejumlah proyek strategis nasional. Salah satunya pembangunan pipanisasi BBM Cikampek–Plumpang sepanjang 96 kilometer. Perusahaan juga merevitalisasi tangki LNG Arun di Lhokseumawe.

Proyek-proyek tersebut memperkuat pasokan gas bagi sektor industri dan kelistrikan nasional. Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dan agenda swasembada energi.

Selain kinerja operasional, Pertagas mendapat apresiasi atas peran sosialnya. Perusahaan bersinergi dengan BPH Migas dalam penanggulangan bencana di wilayah Sumatra.

Ryrien menyampaikan bahwa Pertagas menjalankan komitmen kemanusiaan secara berkelanjutan. Perusahaan membantu masyarakat terdampak bencana, khususnya di Aceh dan Sumatra.

“Hingga kini, Pertagas telah menyalurkan lebih dari 8.000 paket bantuan,” kata Ryrien.

Bantuan tersebut meliputi sembako, makanan siap saji, perlengkapan pengungsi, obat-obatan, dan air bersih. Tim Pertagas menyalurkan bantuan langsung ke lokasi pengungsian. Proses distribusi melibatkan anak perusahaan dan BPBD setempat.

Wilayah penerima bantuan mencakup Aceh Utara, Langsa, dan Lhokseumawe. Bantuan juga menjangkau Pangkalan Brandan, Medan, Batubara, dan Langkat. Di Sumatra Barat, bantuan diberikan di Kabupaten Agam dan Kota Padang.

PT Pertamina Gas berdiri pada 23 Februari 2007. Perusahaan ini menjadi bagian dari Subholding Gas Pertamina. Pembentukan Pertagas merespons Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 dan meningkatnya kebutuhan gas nasional.

Pertagas menjalankan bisnis midstream dan downstream energi. Perusahaan mengembangkan bisnis gas, minyak, dan energi lainnya di seluruh Indonesia. Operasional Pertagas didukung oleh PT Pertagas Niaga dan PT Perta Arun Gas.

Selain itu, Pertagas memiliki dua joint venture. PT Perta Daya Gas dan PT Perta-Samtan Gas bergerak di bidang transportasi migas dan fasilitas energi.

Melalui tagline Delivering Reliable Energy, Pertagas menegaskan perannya sebagai penyalur energi nasional. Perusahaan membangun, memiliki, dan mengoperasikan infrastruktur energi bersama afiliasinya.

infosumatra.id
Penulis: Geby PutraEditor: Admin infosumatra.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *